Sahabat .
seseorang yang selalu ada di saat kita tertawa, sedih, susah, senang, jatuh dan putus cinta..
Dia lah yang selalu mengerti kita, walau kita tak selalu mengertinya .
2 orang sahabat yang melengkapi hidup ku, yang mejadi sisi "kuat" dalam hidupku.
2 orang laki-laki yang mewarnai hari-hariku ..
membuat ku tertawa dan menangis .
aku tak memandang mereka ganteng atau apa, tetapi ketulusan mereka untuk menjadi sahabatku
mulai SD,SMP aku memiliki 2 orang sahabat lelaki yg sudah kuanggap sebagai kakak ku sendiri
TAPI ....
mereka perlahan menghilang,
menghilang bersama sang waktu
bersamanya mereka menjauh dari hidupku, hingga aku tak mendapati tawa mereka lagi...
Merah-Putih
Pertama kali aku mendapatkan 2 sahabat laki-laki, dulu aku sering bertengkar dengan mereka.
Mengejek dan mengucap sumpah serapah
Mencaci maki dan saling membenci....
Hingga akhirnya kami berteman dan saling menghapus air mata karena ulah kami sendiri
Melewati indahnya hari di sekolahku yang rindang dan hangat...
Saling bertukar pikiran dan saling “menyombongkan” nilai..
Saat-saat yang sangat mebuatku terharu adalah saat itu....
Sebelum UAN , aku berulang tahun di umur 11. Mereka menghampiriku dan membawa kotak yang terbungkus kertas kado sangat lucu.
“Sindy.... ini kado dari kita , di sini ada fotonya Cristiano Ronaldo dan David Villa lhooo.... jangan di buka di sini, di rumah ya....! J “
Mereka sangat mengenalku, bahkan untuk idola pemain sepak bola ku.
Saat pulang sekolah, aku tak sabar untuk sampai rumah. Ingin rasanya cepat-cepat membuka isi kado itu.
Dan aku pun tiba di rumah... dan perlahan aku buka kado itu...
Air mata ku menetes... tetesan itu sekarang menjadi deras
Ternyata,.... selembar foto yg berisi beberapa foto persegi, foto dari kedua sahabatku itu... dan Jam berbentuk bola dengan gambar Manchester United di tengahnya.
Aku terharu ... esok hanrinya aku datang dan memeluk mereka... sungguh kita bertiga bagai anak-anak paling bahagia di muka bumi pada saat itu.
Kelulusan pun datang , kami menyambutnya dengan rekreasi ke Pantai Pasir Putih..
Di bis , kami duduk bertiga. kami makan, minum, bercanda dan mengamati jalanan.
Di pantai, kami berenang bersama, bermain air, membuat istana pasir....
Betapa indahnya momen itu....
Waktu berlalu, membawa ku dan mereka ke jenjang yang lebih tinggi. SMP .
Sayang, kita bertiga terpisah....
Kami mulai menyesuaikan diri dgn teman baru.. namun sempat membuat janji untuk bertemu.
Namun..... sayang, kita LOST CONTACT .
Aku mendengar kabar tidak enak tentang salah satu org sahabatku... aku benar-benar tidak bertemu mereka lagi, aku mencarinya kemana-mana, namun tak kunjung aku dapati.
pernah sesekali aku bertemu, namun pertemuan itu hanya sekejap mata, tak banyak kata....
Hingga sekarang.........
Aku sangat menyesal.... menyesal kehilangan mereka... kelas 6 itu kelas yang selalu aku ingat bersama mereka.
Dan sekarang, aku mengerti ttg kado “JAM” itu... jam itu selalu mengingatkan...
Bahwa kita sudah bertemu, dan kita telah berpisah...
Jam itu membuatku sadar... bahwa waktu telah membawa kita ke kehidupan kita masing-masing
Dan Jam itu.... setiap detiknya, mengingatkan ku pada mereka
Tuhan.... jagalah mereka selalu... aku masih ingat betul wajah mereka, senyum mereka, tangis mereka....
Tuhan... pertemukanlah aku dengan mereka,
Aku mempunyai banyak cerita yang belum sempat aku ceritakan kepada mereka.
Untuk sahabat Merah-Putih ku,
Cindera Adi Utama (Adi) dan Setya Agung Wicaksana (Agung)
SDN MOJOLANGU III , Malang . 2006-2007 .
Sindy Ridho Asta Sumartono
2 Sahabat [datang dan pergi] #merahputih
aku menangis :')
BalasHapusAjib, Ibu juga pernah memposting tentang sahabat.
BalasHapusTerus menulis, buku kecilmu masih ada pada Ibu. Puisi-puisimu bagus.
Semangat....
ichak : :) aku jugaaaa
BalasHapusbu Lilis : hehehe terima kasih buu... besok aku ambil ya bu... gatel kalo gak menulis bu :)