sebuah perasaan dimana hanya ada aku dan dia...
sebuah rasa dimana aku dan dia saling mengisi satu sama lain
sebuah lambang akan suatu romantisme
sebuah isyarat yang mungkin akan selalu di kenang
CINTA .
aku memang mencintaimu dengan ketulusan hatiku, dengan segala kurang dan lebihku.
pengorbanan, pengertian telah aku berikan.
kepercayaan yang sangat aku percayakan padamu untuk kau jaga.
Namun, di balik kedua mataku kau bersembunyi. bersembunyi dibalik lidah tak bertulangmu
kau hianati persaan ini, hingga aku jatuh terlalu dalam.
Dosa apa hingga kau melakukan semua itu kepadaku.... aku yang mencintaimu sunggu telah kau tikam. kau hunus dengan panah api cinta pahitmu...
aku marah semarah-marahnya
aku muak semuak-muaknya
aku menangis berlimbah tangisan darah.
aku jatuh dan tak tahu arah....
kau sungguh tega, sungguh sayang....
segenggam rasa penuh dendam telah aku bawa. mengisi sisa hati yg tlah hancur kau dustai.
waktu kuhabiskan untuk membalaskan dendamku padamu, hari demi hari...
NAMUN !
di balik aku tertawa puas menghukum mu, aku sebenarnya menghancurkan diriku sendiri...
aku tidak tega melihatmu tersiksa karena perbuatanku sendiri
aku terluka membuat mu terluka, meski kau yang telah menyiksa hidupku
seandainya waktu dapat berputar kembali, akan ku ambil semuanya ! semua yg telah kau ambil dariku !
tapi..... semua itu sia-sia...
penyesalanku tiada berguna
Sekarang.... biarkan aku duduk sejenak. aku ingin duduk dan mengikhlaskan
apa mungkin aku bisa melalui semua ini?
apa mungkin aku bisa melupakan semua ini?
apa mungkin aku bisa mengikhlaskan semua ini?
YA ! aku akan melalui, melupakan, dan mengikhlaskan semua ini .
cepat atau lambat..... janjiku adalah harga mati.
aku percaya , walau kekasih tak lagi di sampingku atau teman tak lagi menghiburku, namun Tuhan selalu ada dan tak kan membuatku terjatuh lagi.
biarkan keinginan untuk mencintai dan dicintai itu kembali menyelimuti hidupku...
biarkan mereka kembali....
I want to be alone for a while....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar